Hari Ini, Na Dhien Kristy Luncurkan Mung Ngabekti di Balai Bahasa Jateng


Penyair Na Dhien Kristy meluncurkan Antologi Geguritan "Mung Ngabekti" di Balai Bahasa Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (3/2). Kegiatan yang juga menggelar Diskusi Sastra antologi ini menampilkan Dr. Tirto Suwondo dan Sosiawan Leak sebagai Pengulas.

Na Dhien dalam penjelasannya mengatakan, Mung Ngabekti dalam bahasa Jawa artinya Hanya Mengabdi. Jadi, isi/judul yang ada dalam buku ini adalah gambaran hidup manusia di dunia ini yang tak lain hanya sekadar mengabdi.

"Ada suka duka yang tergambar, antara lain tentang petuah orang tua pada anak-anaknya,  ada asmara (jatuh cinta dan eleginya),  kritik sosial, ketuhanan,  kepahlawanan. Semua tema hampir dialami tiap orang," kata Na Dhien.

Lalu, judul buku Mung Ngabekti ada di salah satu judulnya yang jadi ringkasan keseluruhan judulnya (64). Bahwa hidup ini tak ada yang kita miliki selain hanya mengabdi.

Menurut Na Dhien proses buku ini hampir tiga tahun atas dorongan para senior, khususnya Sosiawan Leak dan mas Arieyoko, yang menurut mereka ia lebih menonjol dalam geguritan dibandingkan puisi. Meski sudah punya dua buku antologi tunggal dan masuk dalam beberapa antologi bersama.

Soal kemampuan menggurit? Tentu saja, asyiknya jika mendengar sendiri dari yang bersangkutan! Yang ternyata terdapat perjalanan yang memang panjang.


0 Response to "Hari Ini, Na Dhien Kristy Luncurkan Mung Ngabekti di Balai Bahasa Jateng "

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.